Mengenal Proses Pascapanen Kopi

Tradisi minum kopi merupakan kegiatan yang sudah membudaya di berbagai negara. Namun masih banyak yang tidak tahu tentang proses pengolahan kopi sebelum sampai di meja saji. Biji kopi perlu melalui beberapa tahapan sebelum siap untuk diseduh (proses pascapanen). Proses ini menjadi faktor penentu karakter dan rasa kopi tersebut. Di bawah ini, Infoana akan berbagi tentang ragam proses pascapanen kopi.

https://infoana.com/

Berikut ini daftar proses pascapanen kopi yang telah Infoana rangkum dari berbagai sumber.

  1. Full Wash

Pada proses full wash, biji kopi direndam dalam air sekitar 12 jam. Pada 6 jam pertama, biji kopi akan dipisahkan dari daging buah dan getah, baik secara manual maupun dengan mesin. Setelah itu biji kopi siap untuk dikeringkan. Metode ini akan menghasilkan karakter rasa yang lebih asam, ringan, dan cenderung fruity.

Semi Wash

Pada metode ini, biji kopi akan langsung dikeringkan bersama lapisan getah hingga 30-35% dari kadar airnya turun. Setelah itu, biji kopi akan dikupas hingga bersih dan dikeringkan lagi. Melalui proses ini, Anda bisa menurunkan tingkat keasaman dengan body kopi yang lebih kuat.

Natural Process

Setelah panen, biji kopi langsung dijemur bersama kulit dan daging buahnya. Untuk menghasilkan fermentasi alami, biji kopi dijemur selama kurang lebih dua minggu. Setelah itu, kulit dan daging buah yang kering akan dipisahkan dari biji kopi. Proses ini membentuk kompleksitas rasa yang cenderung fruity.

Honey Process

Pada metode ini, cangkang bergetah (mucilage atau cultivar) sengaja disisakan agar kandungan gula serta acidity-nya terserap dan terkonsentrasi dalam biji kopi. Metode ini menghasilkan sweetness yang sangat tinggi dengan acidity yang balance. Hasil pengeringan metode ini dibedakan menjadi tiga menurut persentase ketebalan mucilage, yaitu yellow honey (25%), red honey (50%), dan black honey (100%).

Natural Wine Process

Natural wine process memerlukan waktu penjemuran selama kurang lebih 30-60 hari dan menghasilkan karakter rasa dan aroma wine yang relatif kuat. Sensasi rasa dan aroma tersebut berasal dari proses fermentasi kulit, daging, dan getah selama proses pengeringan. Harga biji kopi yang diproses melalui metode ini relatif mahal karena tingginya risiko kerusakan biji kopi.

Itulah 5 metode proses pascapanen kopi. Sila kunjungi lama Infoana untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *